Rabu, 28 Februari 2018

Mantan Kepala Bappenas RI Berikan Kuliah Umum di IAIN Batusangkar

Mantan Kepala Bappenas RI Berikan Kuliah Umum di IAIN Batusangkar


Batusangkar, Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Dr. Adrianof Achir Chaniago memberikan kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, Senin (26/2).
Kuliah Umum yang dibuka langsung oleh Rektor IAIN Batusangkar Dr. H. Kasmuri, MA, dan disaksikan mahasiswa dan dosen, semakin menarik karena topik yang diberikan oleh dosen Ekonomi Politik Departemen Ilmu Politik FIFIP-UI Jakarta ini mengenai tantangan bagi para generasi muda semakin besar dimasa depan.
“Dimasa yang akan datang tuntutan globalisasi semakin tinggi ini akan berakibat semakin besarnya beban negara, hal itu akan menuntut tenaga kerja yang produktif,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini dilihat dari aspek ekonomi etos kerja kita rendah, kita cenderung konsumtif, yang kita jual harta bukan hasil kerja.
Menurut dia, kalau melihat ke belakang, kita harus berubah, dan khusus buat mahasiswa Ia berpesan mulai tahun 2020 kita memasuki era "bonus demografi" atau beban demografi, karena kita punya jumlah tenaga kerja yang tinggi mencapai 70 persen namun tidak produktif.
“Maka ini akan menjadi beban demografi (calon pengangguran) dan tingkat ketergantungan kita pada orang lain tinggi," ujarnya.
Beban kedua yang sedang kita hadapi adalah era digital, ini juga akan menghapus banyak pekerjaan, ia mencontohkan penjualan tiket, orang tidak perlu lagi ke agen cukup duduk dirumah sudah bisa membeli tiket. Sehingga saat ini banyak kantor-kantor agen yang tutup.


Bahkan nanti bank-bank tidak lagi butuh teller cukup memanfaatkan teknologi, itu sudah akan mengurangi tenaga kerja pula, bagaimana nanti seandainya 70 persen tenaga kerja kita ini yang tidak memiliki skill atau produktifitas kerja rendah sudah barang tentu akan menjadi beban demografi itu.
"Memasuki era yang penuh tantangan ini tentu perlunya generasi yang tangguh dan punya sikap mental yang kuat (etos kerja), ini tentu kita harapkan kepada mahasiswa yang gigih dan punya jiwa wirausaha," tambah Adrinof.
Ini juga sesuai dengan perintah Agama Islam menjadi manusia yang produktif, punya etos kerja juga diatur dalam Islam, seperti disiplin, menenangkan orang lain, berdagang atau berbisnis tidak curang, selalu belajar untuk menambah ilmu.
“Walau peluang pekerjaan makin lama makin mengecil, namun harapan masih ada asalkan kita punya jiwa kewirausahaan, segala sesuatu kalau kita bisa manfaatkan tentu akan menghasilkan dan peluang bisnis akan terbuka dengan sendirinya,” sambung Adrinof.
Adrianof juga menyinggung pemerintah daerah jangan mengeluh tidak punya sumber daya alam, tambang, industri atau lainnya namun akuilah kita punya alam yang indah, manfaatkan lah itu. Kalau kita punya ide maka harus ada inisiatif, agar dapat mewujudkannya.
Miliki 5 Jurusan Terakreditasi A, IAIN Batusangkar Targetkan Terima 2400 Mahasiswa Baru Tahun 2018

Miliki 5 Jurusan Terakreditasi A, IAIN Batusangkar Targetkan Terima 2400 Mahasiswa Baru Tahun 2018




IAIN Batusangkar, Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Syaifuddin langsung melakukan Launching Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) di aula M. Rasyidi Kementerian AGAMA RI senin, (29/1) lalu. Kegiatan ini dihadiri Rektor dan Kanwil seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan Ulya Atsani, Ketua penerimaan mahasiswa baru IAIN Batusangkar di ruangan kerjanya. (3/2).
"Menindak lanjuti agenda SPAN-PTKIN ini tim Penerimaan Mahasiswa Baru IAIN Batusangkar akan turun ke sekolah-sekolah di Sumatera Barat dan provinsi tetangga, seperti Jambi, Pekan Baru untuk melakukan sosialisasi terkait SPAN-PTKIN ini, "kata Ulya Atsani.
Dikatakan Ulya, kegiatan sosialisasi ini akan kita lakukan paling lambat minggu ke dua bulan ini. (Februari) "Kita harapkan sekolah memanfaatkan tim sosialisasi PMB IAIN Batusangkar untuk menggali informasi lebih lanjut tentang SPAN-PTKIN IAIN Batusangkar, "kata Ulya.
Diinformasikan Ulya Atsani, jadwal seleksi SPAN-PTKIN sudah dimulai. Adapun tahapannya. Pertama, pengisian PSDS dimulai dari tanggal 30 Januari sampai dengan 24 Februari 2018. Tahap verifikasi PSDS tanggal 2 Februari sampai dengan 3 Maret 2018. Proses pendaftaran dimulai dari tanggal 1 sampai dengan 29 Maret 2018. Dan proses seleksi dilakukan dalam dua tahap. Tahap 1 tanggal 9 sampai dengan 14 April 2018, sedangkan tahap 2 dari tanggal 18 sampai dengan 25 April 2018. Untuk pengumuman hasil seleksi tanggal 1 Mei 2018 dan pendaftaran ulang yang diterima dilakukan pada tanggal 22 Mei sampai dengan 1 Juli 2018.

Lanjut Ulya, IAIN Batusangkar dari 2400 target mahasiswa baru yang diterima, 1200 mahasiswa baru diterima melalui jalur SPAN-PTKIN ini. "Lalu sebanyak 720 mahasiswa baru kita terima melalui UM-PTKIN. Melalui jalur mandiri sebanyak 480 mahasiswa baru, "tuturnya.
Selain itu pascasarjana IAIN Batusangkar juga melakukan penerimaan mahasiswa baru. "Dengan kondisi IAIN Batusangkar yang terus berkembang dan maju kita yakini bisa meraih target tersebut, " tegas ketua PMB ini.
Terpisah Rektor IAIN Batusangkar, DR. H. Kasmuri, MA menyampaikan, bahwa sudah 5 Jurusan di IAIN Batusangkar mendapatkan Akreditasi A yaitu : Tadris Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Agama Islam, Hukum Ekonomi Islam, Dan Ahwal Syakhshiyyah (Hukum Keluarga Islam).
"Prestasi ini kita raih, bentuk perjuangan dan komitmen kita di IAIN Batusangkar untuk selalu meningkatkan kualitas pendidikan, "ungkap Kasmuri

Kamis, 22 Februari 2018

Sekjen Kemenag RI Berikan Kuliah Umum di IAIN Batusangkar

Sekjen Kemenag RI Berikan Kuliah Umum di IAIN Batusangkar

Batusangkar: Sekertaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag) Nur Syam mengajak mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Sebagai Institusi yang melestarikan program Islamic studies, karena Kementerian Agama RI memiliki program yang terkait dengan bagaimana strategi pelestarian program studi Islamic studies.

Ajakan ini disampaikan Nur Syam saat memberikan kuliah umum di hadapan mahasiswa, Dosen dan karyawan IAIN Batusangkar, yang digagas Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Rabu, 21 Februari 2018 di Auditorium IAIN Batusangkar dengan menyonsong Tema “Eksistensi Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Dalam Pemberdayaan Masyarakat Islam”

Menurut Nur Syam sampikan 3 Pilar Of Good Governance In Islamic Education yang bisa di terapkan di IAIN Batusangkar, dalam membangun keilmuan Islam di perguruan tinggi, maka yang mesti dicermati terlebih dahulu adalah apakah yang sesungguhnya akan kita capai dalam rangka membangun institusi pendidikan tinggi ini, selanjutnya penting mengingat bahwa jika kita harus memiliki visi dan misi yang pengembangan keilmuan yang akan dijadikan sebagai rujukan akhir, maka yang kita lakukan tak sia-sia, dan perjalanan tanpa arah atau perahu tanpa kemudi. Maka, menentukan visi, misi pendidikan tinggi Islam menjadi mutlak diperlukan. Himbau Nur Syam.

“Saya berharap, mahasiswa IAIN Batusangkar dapat memahami esensi dan substansi agama sehingga mampu mencegah diri dan masyarakat sekitarnya, mampu menciptakan program Islamic studies, dari situ generasi akademis mampu bersaing dalam perkembangan dunia hari ini, dan mahasiswa IAIN Batusangkar harus kembangkan organisasi-organisasi yang ada di dalam kampus.

Kuliah Umum dibuka langsung Oleh Rektor IAIN Batusangkar Kasmuri, dalam sambutannya Kasmuri menyampaikan terimah kasih kepada Sekjen Kemenag RI yng sudah meluangkan waktu nya datang ke IAIN Batusangkar, dalam memberikan Kuliah Umum di hadapan Ratusan Mahasiswa IAIN Batusangkar.

Dalam kesempatan yang sama Kamuri menyampaikan perkembagan IAIN Batusangkar yang seknifikan meningkatnya peminat masyarakat ke IAIN Batusangkar untuk menuntut Ilmu, semenjak IAIN Batusangkar Alih Status dari STAIN ke IAIN Batusangkar.

Kasmuri juga menyampaikan, bahwa sudah 5 Jurusan di IAIN Batusangkar mendapatkan Akreditasi A yaitu : Tadris Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Agama Islam, Hukum Ekonomi Islam, Dan Ahwal Syakhshiyyah (Hukum Keluarga Islam), kita berharap Akreditasi Institusi Juga mendapatkan nilai A, ucap Kasmuri.

Turut Hadir dalam kuliah Umum di IAIN Batusangkar, Kepala Wilayah Kementerian Agama Sumatera Bartat, Kepala Kementerian Agama Kab. Tanah Datar dan Seluruh Pimpinan IAIN Batusangkar

Kamis, 15 Februari 2018

IAIN Batusangkar Gelar Rapat Kerja Berbasis Akreditasi

IAIN Batusangkar Gelar Rapat Kerja Berbasis Akreditasi


IAIN Batusangkar, Melakukan rapat kerja pada 11 s.d 13 Februari 2018 yang dibuka langsung oleh Rektor Dr. H. Kasmuri, MA dan diikuti oleh para Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Ka. Biro, Ketua Lembaga, ketua Jurusan, ka. Prodi, Kabag, Kasubag, Kepala Unit di lingkungan IAIN Batusangkar.
"Rapat kerja ini merupakan agenda tahunan yang harus dilaksanakan dalam rangka merumuskan rencana kerja tahunan dan membahas evaluasi kinerja tahunan," kata Rektor Kasmuri saat pembukaan Rapat Kerja di Rocky Hotel Bukittinggi, Minggu, yang mengusung tema “Mewujudkan Pelaksanaan Anggaran Berbasis Akreditasi Dalam Rangka Pencaian Visi dan Misi IAIN Batusangkar”
Rektor mengatakan rapat kerja tahunan ini secara umum membahas tentang program kerja dan langkah strategis yang harus dilakukan guna mempersiapkan program kerja pada tahun anggaran 2019."Program kerja yang disusun berbasi Akreditasi tersebut haruslah memanfaatkan setiap tantangan dan peluang yang dihadapi, dalam mewujudkan Visi, Misi IAIN Batusangkar" katanya.



Ia mengharapkan raker ini dapat merumuskan program kerja 2019, pengambilan keputusan dan kebijakan. Semua program yang dirancang dan dirumuskan dalam bentuk RKAKL 2019. benar-benar akan memberikan hasil yang signifikan terhadap peningkatan kualitas civitas akademika, sehingga membawa kita kea rah yang lebih baik.
"Seluruh rencana program kerja 2019 yang akan disusun dalam anggaran yang berbasis akreditasi dalam rangka pencapaian visi dan misi IAIN Batusangkar," katanya.
Pada kesempatan itu, rektor juga menyampaikan IAIN Batusangkar telah bahwa sudah 5 Jurusan di IAIN Batusangkar mendapatkan Akreditasi A dalam mempertahan kan apa yang sudah kita dapatkan untuk bisa dipertahankan, kalaw bisa di tambah jurusan yang mendapatkan akreditasi, maka dalam raker ini kita menyusun anggaran tahun 2019 kita mengaju pada Akreditasi