Ketua Jurusan Tadris Biologi Ikuti Workshop Integrasi Keilmuan ; Langkah FTIK Wujudkan Visi dan Misi di Tahun 2020

Batusangkar (23/3) – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan kembali helat kegiatan workshop integrasi keilmuwan bagi dosen. Kegiatan yang digelar selama 22 – 23 Maret 2019 tersebut mengundang pemateri Nasional yang mumpun pada bidang integrasi keilmuan. Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar, Dr. Sirajul Munir, M.Pd mengatakan bahwa pihaknya sangat senang bisa mempersembahkan kegiatan ini untuk seluruh dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar, Beliau berharap mudah-mudahan kegiatan ini dapat  meng-upgrade kapasitas dosen dalam hal integrasi keilmuwan yang mereka ajarkan pada mahasiswa sehingga dapat menjadi langkah untuk wujudkan Visi dan Misi FTIK di Tahun 2020.



Kegiatan Workshop integrasi ini dipelopori oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Masril., M.Pd., Kons, dalam sambutannya Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas dosen dalam mengintegrasikan berbagai nilai-nilai keislaman dan nilai-nilai lainnya sehingga proses perkuliahan yang diberikan kepada mahasiswa sesuai dengan arah Visi dan Misi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan khususnya, dan Visi dan Misi IAIN Umumnya.
Kegiatan yang dihadiri oleh 64 Orang Dosen FTIK, dibuka secara langsung oleh Rektor IAIN Batusangkar, Dr. H. Kasmuri, MA. Disela-sela sambutannya Ia mengapresiasi gagasan FTIK yang telah berani menggagas kegiatan workshop integrasi keilmuan ini, pasalnya kegiatan ini sangat sesuai dengan Visi dan Misi IAIN Batusangkar, yaitu Integratif dan interkonektif dalam Keilmuan, berkearifan lokal dan bereputasi global. Selain itu, Rektor IAIN Batusangkar juga berharap melalui kegiatan ini akan lahir pemikiran-pemikiran dan revisi kurikulum – kurikulum yang mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum sehingga istilah tersebut melebur menjadi satu kesatuan yang akan bermuara pada lahirnya lulusan mahasiswa FTIK yang menguasai dan berkompetensi akademik dalam ilmu pendidikan yang integratif, dan interkonektif.
Guna mencapai tujuan yang diharapkan, pihak panitian kegiatan menghadirkan pembicara Nasional yang mahir pada bidang integerasi keilmuan, yakni Dr. Ing. Suparno Satira, DEA yang merupakan penulis buku sains yang dikaitkan dengan ayat-ayat Kauniyah. Sebagai penutup, kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Grand Royal Denai ini, mendapat sambutan yang cukup hangat dan antusias yang luar biasa dari peserta yang hadir. Beberapa peserta mengatakan cukup puas dengan kegiatan ini, karena secara tidak langsung membuka wawasan dan cakrawala integrasi keilmuan yang sesungguhnya, yakni Alqur’an sebagai penyatu semua ilmu yang akan menjadi rujukan dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya mahir pada akademis,. Namun juga kaya akan integrasi keilmuan yang mengarah kepada islam rahmatan lil ‘Alamin. (zal)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar